Cara Mendoakan Chaplet Kerahiman Ilahi pada Rosario Biasa
The Chaplet Kerahiman Ilahi adalah doa yang kuat untuk mendapatkan rahmat dan pengampunan Tuhan. Ia boleh didoakan pada tasbih biasa, menjadikannya cara yang mudah dan mudah untuk berhubung dengan Tuhan. Begini cara melakukannya:
Langkah 1: Mulakan dengan Tanda Salib
Mulakan dengan membuat Tanda Salib, berkata “Dalam nama Bapa, dan Anak, dan Roh Kudus. Amin.”
Langkah 2: Lafazkan Doa Pembukaan
Ucapkan doa pembuka:
- “Engkau telah mati, Yesus, tetapi sumber kehidupan memancar untuk jiwa-jiwa, dan lautan belas kasihan terbuka untuk seluruh dunia. Wahai Sumber Kehidupan, Kerahiman Ilahi yang tak terduga, selimuti seluruh dunia dan kosongkan diri-Mu atas kami.”
- “Wahai Darah dan Air, yang memancar dari Hati Yesus sebagai mata air belas kasihan bagi kami, saya percaya kepada-Mu!”
Langkah 3: Doakan Chaplet
- Pegang tasbih dan mulakan dengan Akidah Rasul .
- Katakan Ayah kami .
- Katakan tiga Salam Marys .
- Katakan Maha Suci .
- Katakan Bapa yang kekal doa pada manik besar.
- Pada manik kecil, sebutkan Demi Sengsara-Nya yang menyedihkan solat.
- Akhiri dengan Salam, Ratu Suci .
Langkah 4: Mengucapkan Doa Penutup
Bacalah doa penutup:
- “Tuhan yang Kudus, Yang Maha Kuasa, Yang Mahakudus, Yang Kekal, kasihanilah kami dan seluruh dunia.”
- “Tuhan yang kekal, yang di dalam-Nya belas kasihan tidak berkesudahan dan perbendaharaan belas kasihan yang tidak habis-habisnya, lihatlah kami dengan baik dan tingkatkan belas kasihan-Mu di dalam kami, agar pada saat-saat yang sukar kami tidak putus asa atau putus asa, tetapi dengan penuh keyakinan menyerahkan diri kami kepada kehendak-Mu yang kudus, iaitu Cinta dan Rahmat itu sendiri.”
The Divine Mercy Chaplet adalah devosi yang agak baru tetapi sangat popular yang diwahyukan oleh Tuhan kita kepadast. Maria Faustina Kowalska, seorang biarawati Poland. Pada Jumaat Agung 1937, Kristus menampakkan diri kepada Saint Faustina dan memintanya untuk membaca chaplet ini selama sembilan hari, bermula pada Jumaat yang baik dan berakhir pada Oktaf Paskah (Ahad selepas perayaan Ester ), kini dikenali sebagai Ahad Kerahiman Ilahi .
Chaplet paling kerap dibaca selama sembilan hari itu, tetapi ia boleh didoakan pada bila-bila masa sepanjang tahun, dan Saint Maria Faustina membacanya hampir tanpa henti. Tasbih biasa boleh digunakan untuk membaca chaplet, dan keseluruhan ibadat mengambil masa hanya 20 minit—kira-kira masa yang diperlukan untuk sembahyang tasbih .
Langkah 1
Buat Tanda Salib
Langkah 2
Sembahyang pembuka. Terdapat dua doa pembuka; yang kedua diulang tiga kali:
Solat Pertama
Engkau telah mati, Yesus, tetapi sumber kehidupan memancar untuk jiwa-jiwa, dan lautan belas kasihan terbuka untuk seluruh dunia. Wahai Sumber Kehidupan, Kerahiman Ilahi yang tidak terduga, selimuti seluruh dunia dan kosongkan diri-Mu atas kami.
Doa Kedua
O Darah dan Air, yang memancar dari Hati Yesus sebagai mata air belas kasihan bagi kami, saya percaya kepada-Mu!
(ulang tiga kali)
Langkah 3
Doakan Ayah kami
Langkah 4
Doakan Salam Maria
Langkah 5
Katakan Akidah Rasul
Langkah 6
Doakan doa 'Bapa Kekal.' Pada manik Bapa Kami sebelum setiap dekad, doakan doa berikut.
Bapa yang Kekal, kupersembahkan kepada-Mu Tubuh dan Darah, Jiwa dan Ketuhanan Putera-Mu yang terkasih, Tuhan Yesus Kristus , sebagai penebusan dosa kita dan dosa seluruh dunia. Amin.
Langkah 7
Sembahyang doa 'Demi Kesusahannya' sebanyak 10 kali. Pada setiap manik Salam Maria dalam setiap dekad, doakan doa berikut:
Demi Keghairahan-Nya
Demi Sengsara-Nya yang menyedihkan, kasihanilah kami dan seluruh dunia.
Langkah 8
Ulangi langkah 6 dan 7: Pada setiap empat dekad Chaplet berikutnya, ulangi langkah 6 dan 7 (berdoa kepada 'Bapa Kekal,' diikuti dengan 10 'Demi Sengsara-Nya').
Langkah 9
Selepas anda telah berdoa sepanjang lima dekad Chaplet, berdoa 'Doksologi Penutup,' yang diulang tiga kali:
Tuhan Yang Kudus, Yang Maha Kuasa, Yang Mahakudus, Yang Kekal, kasihanilah kami dan seluruh dunia.'
(ulang tiga kali)
Langkah 10
Selepas doksologi, berdoa Doa Penutup:
Tuhan yang kekal, yang di dalam-Nya belas kasihan tidak berkesudahan, dan perbendaharaan belas kasihan yang tidak habis-habis, lihatlah kami dengan baik, dan tambahkan belas kasihan-Mu di dalam kami, agar pada saat-saat yang sukar, kami tidak boleh putus asa, atau putus asa, tetapi dengan penuh keyakinan, menyerahkan diri kami kepada Kehendak-Mu yang kudus, iaitu Kasih dan Kerahiman Sendiri. Amin.
Langkah 11
Akhiri dengan Tanda Salib
